25.7 C
New York
Monday, September 28, 2020
Home Kesehatan Metode Pendidikan Montessori: Membebaskan Anak untuk Berkesplorasi

Metode Pendidikan Montessori: Membebaskan Anak untuk Berkesplorasi

Cheap Valium Online

Buy Diazepam 10Mg Montessori adalah metode pendidikan yang ditemukan Maria Montessori kurang lebih 100 tahun lalu. Pola pendidikan modern ini dianggap berbeda dengan gaya pendidikan yang lainnya. Apa yang membedakannya? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini.

Apa itu metode pendidikan montessori?

Buy Valium Au Montessori adalah metode pendidikan yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori. Beliau merupakan lulusan dari sekolah kedokteran pada tahun 1869 dan menjadi salah satu dokter wanita pertama di Italia.

http://shinehomepv.com/category/home-improvement/page/2 Pekerjaannya sebagai dokter mempertemukan ia dengan anak-anak, sejak itulah Dr. Montessori mulai tertarik dengan dunia pendidikan dan mengembangkan metode ini sebagai hasil dari penelitiannya terhadap perkembangan intelektual anak yang mengalami keterbelakangan mental.

Buying Valium Online Illegal Ciri-ciri metode pendidikan montessori adalah adanya penekanan terhadap aktivitas pengarahan diri pada anak, dan pengamatan klinis dari guru yang berfungsi sebagai fasilitator atau pendamping. Metode ini juga menekankan pentingnya penyesuaian dari lingkungan belajar dengan tingkat perkembangan anak dan peran aktivitas fisik dalam menyerap mata pelajaran secara akademis maupun keterampilan praktik secara langsung. 

http://24forextrading.com/tag/businesses/ Tidak sampai di situ saja, metode ini juga menggunakan peralatan auto correction untuk membantu anak belajar dengan baik. Penggunaan peralatan tersebut bertujuan agar anak mengerti soal benar atau salah terhadap perbuatan yang telah dilakukan, sehingga anak bisa mengoreksi dirinya sendiri. Nah, hal ini tanpa disadari membuat sang anak menjadi lebih paham atas kesalahan yang dilakukan, tanpa perlu diberitahu oleh pendidiknya. Itu sebabnya, sekolah dengan metode ini tidak mengenal adanya reward dan punishment (hadiah dan hukuman).

Apa bedanya metode montessori dengan metode pendidikan lainnya?

Pada dasarnya, metode pendidikan montessori hampir serupa dengan sistem reguler, karena masih melibatkan peran murid dan guru. Namun, di sekolah reguler, semua pelajaran yang diajarkan berdasarkan kurikulum, sehingga mau tak mau anak-anak dipaksa untuk mengerti semua hal yang diajarkan. Sedangkan di sekolah yang menerapkan metode pendidikan montessori, anak-anak diajarkan untuk mandiri.

Dengan metode montessori, anak-anak akan belajar melakukan sendiri kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan sehari-hari, seperti merapikan tempat tidur, mencuci piring sehabis makan, mengancing baju sendiri dan lain-lainnya. Tidak hanya itu, anak-anak yang belajar dengan metode montessori juga akan bermain dengan aneka permainan yang mendidik.

Meski terkesan memiliki metode pendidikan yang bebas dan tidak beraturan, pelajaran yang diajarkan dalam metode ini memiliki artian dan tujuan pendidikan tertentu dan bisa dipilih anak sesuai dengan kegemarannya, yang sesuai dengan usianya.

Sistem pendidikan yang menggunakan metode ini mengenal lima area belajar utama yaitu, latihan kehidupan sehari-hari atau http://photographiede.com/wp-cron.php?doing_wp_cron=1600974377.0381009578704833984375 Exercise of Practical Life, pembelajaran melalui panca indra/sensorial, bahasa/ http://ekoiq.com/wp-content/plugins/video-popup/css/vp-close-icon/close-button-icon.css Language, dunia sekitar/ Valium Online Mastercard Cultural, dan matematika/ Order Valium Online From India Math.

Meskipun anak bebas bereksplorasi, namun tetap ada aturannya

Metode belajar montessori memang secara tidak langsung membantu menumbuhkan keinginan belajar dari anak-anak. Pasalnya, setiap anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Itu sebabnya, dalam metode ini anak-anak dibiarkan bereksplorasi melakukan hal yang mereka sukai. Hal ini dikarenakan, anak-anak jika terlalu banyak dilarang, akhirnya justru akan menjadi bosan dan malas belajar.

Di sekolah, meski anak dibebaskan bereksplorasi, anak-anak tetap berada dalam prepared environment. Maksudnya adalah anak-anak berada dalam lingkungan atau ruangan yang aman, bersih, mendukung anak mengeksplorasi. Namun, terdapat aturan yang jelas dan bebas berbatas.

Dengan konsep dasar seperti ini, anak-anak bebas belajar apa pun dengan teratur. Anak-anak boleh berkreasi dengan berbagai peralatan di kelas dengan teratur dan bergantian dengan temannya. Anak-anak juga boleh berbicara di kelas selama tidak mengganggu teman-temannya yang lain.

Tidak hanya di sekolah, metode ini pun juga bisa Anda terapkan di rumah. Sehingga diharapkan anak pun akan menikmati setiap proses belajar selama masa pertumbuhannya. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

http://ibrahimbodurodulleri.com/wp-cron.php?doing_wp_cron=1600955405.2703199386596679687500 Baca Juga:

Telah terbit di hellosehat.com

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

10 Kandungan Jagung bagi Kesehatan Tubuh 

Sahijab – Jagung biasa digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan resep masakan. Di Indonesia, masih jarang menggunakan jagung sebagai makanan pokok sehari-hari. Padahal, budidaya jagung sudah...

Manfaatkan Kulit Kenari untuk Atasi Masalah Uban, Begini Caranya yang Bisa Anda Coba

TRIBUNNEWS.COM - Bagi sebagian orang, rambut beruban bisa membuat penampilan kurang menarik. Bahkan bisa menurunkan rasa percaya diri. Tak jarang banyak cara dilakukan untuk menutupi uban...

Gaya Liburan Syahrini dan Reino Barack di Bromo Pasang Tenda

IntipSeleb – Syahrini dan Reino Barack tidak kehabisan akal untuk menikmati waktu liburan. Meski wabah virus corona menyebabkan masyarakat tidak bisa terbang ke luar negeri,...

Wajib Tahu, Ukuran Tubuh Ideal Belum Tentu Tubuh Sehat

Sebenarnya, banyak sekali tolok ukur atau indikator disebut sehat. Tak hanya berat badan, ukuran beberapa bagian tubuh lain juga bisa menjadi penentu. "Selain dari berat...

Recent Comments