25.7 C
New York
Friday, September 25, 2020
Home Kesehatan Penyebab Alergi Kulit yang Penting untuk Anda Ketahui

Penyebab Alergi Kulit yang Penting untuk Anda Ketahui

http://24forextrading.com/author/admin/page/2/ Alergi pada kulit, seperti kulit kemerahan dan terasa gatal, dapat terjadi akibat sejumlah faktor. Lantas, apa saja penyebab alergi kulit yang perlu Anda waspadai?

Penyebab reaksi alergi pada kulit

Buying Valium Online Uk

http://ardacetin.org/wp-cron.php?doing_wp_cron=1600962462.0107419490814208984375 Reaksi alergi kulit adalah masalah kulit yang disebabkan oleh respons sistem kekebalan tubuh terhadap alergen. Kondisi ini dapat menimbulkan beberapa gejala alergi yang cukup mengganggu, seperti iritasi, ruam, dan bengkak di kulit. 

Penyebab reaksi alergi di kulit juga tergantung pada kondisi dan jenis alergen. Berikut ini beberapa jenis alergen yang dapat menimbulkan tanda-tanda alergi yang mengganggu kulit. 

Kosmetik

http://newtondentalassociates.com/sitemap-pt-page-2016-08.html.gz Salah satu jenis alergen yang menjadi penyebab terjadinya reaksi alergi pada kulit adalah kosmetik. Kosmetik memang dapat meningkatkan kepercayaan diri penggunanya, tetapi tidak semua orang cocok menggunakan bahan yang sama. 

http://shinehomepv.com/are-there-pests-hiding-in-your-fireplace-this-winter.html Hampir setiap kosmetik memiliki senyawa kimia yang sekilas mirip, tetapi ada pula yang berbeda. Oleh sebab itu, kebanyakan kasus reaksi alergi yang disebabkan oleh kosmetik dikarenakan zat yang ada di dalamnya.

Buy Valium Mastercard Online Bahan kimia yang sering ada di dalam kosmetik yang perlu Anda waspadai karena sering menyebabkan iritasi kulit adalah:

  • paraben,
  • benzoil peroksida, biasa ditemukan dalam obat jerawat,
  • zat pewangi dalam bedak, parfum, dan lipstik,
  • Oxybenzone,
  • 4-isopropyl-dibenzoylmethane,
  • PABA (asam para-aminobenzoic),
  • ester,
  • Avobenzone, dan
  • Cinnamates.

http://ekoiq.com/tag/antalya-kamu-hastaneleri-birliği/feed/ Anda mungkin tidak merasakan reaksi apa pun saat pertama kali menggunakan kosmetik tersebut. Ada kalanya, gejala alergi tidak langsung muncul dalam satu kali pemakaian. Reaksi alergi pada kulit sangat mungkin terjadi saat Anda sudah menggunakannya berulang kali.

Valium Online Buy Oleh sebab itu, bagi para penggemar kosmetik disarankan untuk mengolesi sampel kosmetik yang akan dipakai ke kulit. Hal ini bertujuan untuk melihat bagaimana reaksi kulit selama 1-2 hari.

Order Valium Online Europe Selain Gatal, Ini Gejala Alergi Pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Buy Diazepam Legally

Cat rambut 

http://health12online.com/?author=3 gejala alergi cat rambut

http://costarfinance.com/.lsrecap/recaptcha?action=lostpassword

Bagi Anda yang gemar menggonta-ganti warna rambut atau sekadar ingin menggelapkan rambut mungkin perlu berhati-hari. Pasalnya, kandungan bahan kimia yang ada dalam cat rambut bisa jadi penyebab munculnya reaksi alergi di kulit Anda. 

Salah satu senyawa kimia dalam cat rambut yang kerap menimbulkan reaksi alergi adalah paraphenylenediamine (PPD). PPD adalah zat kimia yang sering digunakan dalam produk cat rambut permanen, terutama untuk warna yang lebih gelap. 

Pada dasarnya, PPD tidak berwarna dan membutuhkan oksigen untuk menjadi pewarna rambut. Oleh sebab itu, senyawa kimia ini biasanya dikemas dalam dua botol. Satu berisi pewarna PPD dan lainnya untuk mengoksidasi bahan ini. 

PPD yang teroksidasi secara utuh umumnya tidak akan menyebabkan masalah pada kulit. Apabila zat kimia ini hanya teroksidasi sebagian, ternyata dapat memicu reaksi alergi, terutama pada mereka yang memiliki kulit sensitif. 

Jika hal ini terjadi, sistem kekebalan tubuh akhirnya salah mengenali PPD sebagai zat berbahaya. Akibatnya, reaksi alergi cat rambut pun terjadi. Ada bahan kimia lainnya yang perlu diwaspadai karena disebut mirip dengan PPD, yaitu:

  • Benzokain,
  • Procain,
  • asam para-aminosalisilat,
  • Sulfonamida, dan
  • Hydrochlorothiazide.

Sinar matahari

Kulit kemerahan akibat terbakar sinar matahari adalah masalah kulit yang paling sering dijumpai. Namun, tahukah Anda bahwa ketika gejala tersebut berkembang menjadi ruam, gatal, dan melepuh bisa diartikan sebagai reaksi alergi?

Sinar matahari memang disebut menjadi salah satu penyebab munculnya reaksi alergi pada kulit. Kondisi ini yang disebut sebagai fotosensitivitas (alergi matahari) ini kemungkinan besar terjadi akibat kelainan genetik, alias menurun dalam keluarga. 

Interaksi obat-obatan, makanan, dan kosmetik tertentu juga dapat menyebabkan reaksi yang sama saat kulit terkena panas matahari. Sebagai contoh, obat dan salep antibiotik (tetrasiklin dan sulfonamida) bisa memicu gejala alergi akibat panas matahari.

Air

Reaksi alergi yang muncul akibat air memang sulit dipercaya, tetapi penyebab alergi pada kulit ini benar-benar ada. 

Alergi air yang juga disebut sebagai aquagenic urticaria ini terjadi saat penderitanya berkontak langsung dengan air, entah itu air panas ataupun air dingin. Hingga saat ini belum ada penelitian yang menemukan penyebab pasti dari masalah kulit ini. 

Walaupun demikian, ada dua faktor yang kemungkinan besar memicu reaksi alergi ini, yaitu:

  • Senyawa kimia aktif yang ada dalam air, seperti klorin.
  • Kulit mengandung zat yang beracun saat berinteraksi dengan air.

Pada akhirnya, salah satu dari kedua faktor tersebut melepaskan histamin yang menyebabkan gejala alergi muncul. 

Alergi Air: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Logam

Pernahkah Anda merasakan kulit gatal dan kemerahan saat menggunakan perhiasan tertentu? Jika iya, ada kemungkinan reaksi alergi kulit ini disebabkan oleh perhiasan atau barang-barang logam berjenis nikel. 

Nikel adalah logam putih keperakan yang biasa ditemukan pada barang-barang, seperti perhiasan, kacamata, dan ponsel. Walaupun terbilang cukup aman, ada beberapa orang yang mengembangkan gejala alergi logam ini. 

Penyebab reaksi alergi pada kulit yang satu ini sebenarnya belum diketahui secara pasti mengapa bisa terjadi. Namun, respons sistem kekebalan tubuh yang menganggap nikel sebagai senyawa berbahaya tetap perlu diwaspadai. 

Lateks

Lateks, terutama yang terbuat dari karet alam, adalah senyawa yang sering dipakai dalam perlengkapan medis dan gigi. Sebagai contoh, sarung tangan sekali pakai, jarum suntik, dan perban menggunakan lateks sebagai bahan utamanya. 

Selain perlengkapan medis, lateks juga sering dijumpai di barang-barang sehari-hari, seperti kondom, tas, balon, hingga dot dan botol bayi. 

Kebanyakan orang menganggap lateks adalah senyawa yang cukup aman. Namun, lateks ternyata bisa menjadi penyebab reaksi alergi pada kulit pada beberapa orang.

Jika Anda mengalami alergi lateks, sistem kekebalan akan mengenali senyawa ini sebagai zat yang berbahaya. Hal ini memicu antibodi untuk melawan lateks. 

Pada saat Anda kembali terpapar lateks, antibodi akan memberitahu sistem imun untuk melepaskan histamin dan bahan kimia lainnya ke darah Anda. Respons tersebut menghasilkan berbagai tanda dan gejala alergi. 

Semakin sering seseorang berkontak dengan lateks, semakin kuat sistem kekebalan akan merespons. Kondisi ini lebih sering disebut sebagai sensitisasi. 

Racun dari tumbuhan

Pada sebagian orang, menyentuh tanaman tertentu dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit, seperti ruam dan kulit gatal. Jenis tumbuhan yang sering menjadi penyebab munculnya reaksi alergi pada kulit adalah:

  • pohon Rhus (Toxicodendron succedaneum), yaitu pohon saat musim gugur,
  • Primula obconica dan krisan, dan
  • pohon ek.

Perlu diingat bahwa tidak semua orang alergi terhadap tumbuhan yang disebutkan di atas. Ada kalanya beberapa orang mengalami gejala alergi akibat serbuk sari tumbuhan yang terbawa angin. 

Bahan kimia lainnya

alergi bahan pakaian

Reaksi alergi pada kulit juga disebabkan oleh sejumlah bahan kimia selain beberapa hal yang disebutkan di atas. Apa saja?

  • Merkuri sulfida, zat kimia yang sering dijumpai pada tinta tato warna merah.
  • Bahan pengawet (formaldehida) pada bahan pakaian.
  • Pigmen pewarna pakaian yang memicu alergi pada bahan pakaian.
  • Lapisan tambahan pada kacamata (UV stabilizer).

Perlu diingat bahwa ada banyak faktor yang mungkin tidak disebutkan di atas dapat menjadi penyebab timbulnya reaksi alergi pada kulit.

Jika Anda merasakan masalah pada kulit, seperti ruam dan gatal yang tidak kunjung membaik, segera periksakan ke dokter untuk dilakukan tes kulit alergi. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apa penyebabnya dan bagaimana meringankan gejala yang dialami.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

http://photographiede.com/6-things-you-should-know-before-you-begin-collecting-model-aircraft/ Baca Juga:

Telah terbit di hellosehat.com

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

10 Kandungan Jagung bagi Kesehatan Tubuh 

Sahijab – Jagung biasa digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan resep masakan. Di Indonesia, masih jarang menggunakan jagung sebagai makanan pokok sehari-hari. Padahal, budidaya jagung sudah...

Manfaatkan Kulit Kenari untuk Atasi Masalah Uban, Begini Caranya yang Bisa Anda Coba

TRIBUNNEWS.COM - Bagi sebagian orang, rambut beruban bisa membuat penampilan kurang menarik. Bahkan bisa menurunkan rasa percaya diri. Tak jarang banyak cara dilakukan untuk menutupi uban...

Gaya Liburan Syahrini dan Reino Barack di Bromo Pasang Tenda

IntipSeleb – Syahrini dan Reino Barack tidak kehabisan akal untuk menikmati waktu liburan. Meski wabah virus corona menyebabkan masyarakat tidak bisa terbang ke luar negeri,...

Wajib Tahu, Ukuran Tubuh Ideal Belum Tentu Tubuh Sehat

Sebenarnya, banyak sekali tolok ukur atau indikator disebut sehat. Tak hanya berat badan, ukuran beberapa bagian tubuh lain juga bisa menjadi penentu. "Selain dari berat...

Recent Comments